Rabu, 18 Mei 2016

Managemen Resiko

Identifikasi Resiko

  • Resiko Konstraktual
  1. Dokumen outline belum dikembangkan untuk semua yang ditentukan sebagai bagian dari proses perangkat lunak.
  • Resiko Teknis
  1. Tidak ada perangkat lunak lain yang mendukung proses pengujian.
  2. Server tidak mampu melakukan seluruh transaksional
  • Resiko Personalia
  1. Adanya anggota yang sakit / tidak dapat mengerjakan proyek ini.
  2. Keterbatasan kemampuan dan pengetahuan anggota tentang tools / bahasa yang digunakan.
  3. Kurangnya kemampuan dalam menangkap kebutuhan stakeholder,
  4. Manajemen waktu yang sulit antar anggota sehingga pengerjaan dilakukan terpisah, dan terkadang implementasi antara satu dengan anggota laiin berbeda.
  • Resiko Penerimaan Pelanggan atas Produk
  1. Pelanggan kurang memahami proses sistem tersebut.

Struktur Rincian


Daftar Resiko


Dampak Matriks


Probability
High
8
 7
 3
Medium

 1
 2,6
Low


 4,5

Low
Medium
High

Impact

Mitigasi

Untuk mengurangi resiko-resiko tersebut, maka dibutuhkan usaha untuk mencegah / menanggulanginya. Di antara langkah-langkah yang mungkin diambil adalah:

  1. Bertindak/melakukan pengecekan kembali untuk mengurangi penyebab-penyebab yang ada di bawah kontrol manajemen sebelum proyek dimulai.
  2. Membagi tim ahli proyek sesuai dengan kemampuannya, dan menyiapkan tim bantuan sebagai cover tim yang berhalangan.
  3. Mengumpulkan tim proyek sehingga informasi mengenai masing-masing aktivitas pengembangan dapat disebarkan secara luas dan diketahui oleh seluruh pihak.
  4. Menentukan standar dokumentasi dan membuat mekanisme untuk memastikan bahwa dokumen dikembangkan secara tepat waktu.
  5. Membuat dokumen outline yang jelas yang disetujui oleh kedua belah pihak, baik pengembang maupun pelanggan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah jika ada rasa kurang puas dari pelanggan nantinya.
  6. Melakukan pelatihan dan bimbingan terhadap stakeholder untuk pemakaian sistem


Selasa, 17 Mei 2016

Laporan Final MPPL A

Muhammad Saddam
5113100187
MPPL A

Deskripsi:

Sistem informasi distribusi Gas PT. Almas Gas Indo Jaya Abadi adalah sistem informasi yang dapat mempermudahkan segala bentuk transaksi baik untuk PT. Almas Gas Indo Jaya Abadi maupun agen distribusi gas LPG 3 kg. Hal ini dapat mempermudah pendistribusian gas kepada pangkalan yang resmi dan terdaftar agar pengeluaran dan pemasukan gas lebih terkontrol dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, agar meminimalisir kesalahan pada data yang diinputkan secara tidak sengaja.

  1. Link KAK
  2. Link Project Charter
  3. Link Manajemen Waktu
  4. Link Manajemen Biaya
  5. Link Manajemen Monitoring
  6. Link Manajemen Mutu Proyek
  7. Link Manajemen SDM
  8. Link Manajemen Risiko


Laporan dapat di download di link dibawah ini:
https://drive.google.com/folderview?id=0B-41t3tmOqVANU9qZXMzcGZkSVk&usp=sharing

Minggu, 15 Mei 2016

Manajemen Sumber Daya

Analisis Jabatan Deskrips

Analisis Jabatan adalah suatu studi yang secara sistematis dan teratur mengumpulkan semua informasi dan fakta yang behubungan dengan suatu jabatan. Analisa jabatan adalah sebuah proses untuk memahami suatu jabatan dan kemudian menyadurnya ke dalam format yang memungkinkan orang lain untuk mengerti tentang jabatan tersebut.

Identifikasi Jabatan
Nama     : Project Manager
Kode      : J-001
Bagian   : IT
Persyaratan Jabatan
Pendidikan   : Sarjana Teknik Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi yang terakreditasi A atau setingkat
Pengalaman : Berpengalaman dalam pelaksanaan di bidang project management pengembangan aplikasi sekurang-kurangnya 4(empat) tahun
Persyaratan Fisik      : Berpenampilan menarik dan tidak buta warna
Jenis Kelamin           : Laki – laki
Usia                          : Minimum 24 dan maksimum 35 tahun
Kewarganegaraan     : Indonesia
Kemampuan Khusus: 1, Dapat bekerja dalam tim dan ahli dalam bidang managerial
                               2. Memiliki komitmen dan disiplin terhadap tanggung jawab dan jadwal pekerjaan

Identifikasi Jabatan
Nama     : Sistem analis
Kode       : J-002
Bagian    : IT
Persyaratan Jabatan
Pendidikan  : minimal Sarjana Informatika/Ilmu Komputer Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat
Pengalaman : berpengalaman melaksanakan pekerjaan di bidang pengembangan perangkat lunak komputer   berbasis web dan data base sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun.
Persyaratan Fisik      : Berpenampilan menarik dan tidak buta warna
Jenis Kelamin           : Laki – laki
Usia                          : Minimum 22 dan maksimum 30 tahun
Kewarganegaraan     : Indonesia
Kemampuan Khusus: 1. Dapat bekerja dalam tim dan ahli dalam Bahasa pemrogramaan
                               2. Memiliki komitmen dan disiplin terhadap tanggung jawab dan jadwal pekerjaan

Identifikasi Jabatan
Nama     : Programmer / Developer
Kode      : J-003
Bagian   : IT
Persyaratan Jabatan
Pendidikan           : minimal Sarjana Informatika/Ilmu Komputer Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat
Pengalaman         : pengembangan perangkat lunak berbasis web dan database sekurang-kurangnya 3tahun.
Persyaratan Fisik : Berpenampilan menarik dan tidak buta warna
Jenis Kelamin       : Laki – laki
Usia                      : Minimum 22 dan maksimum 30 tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Kemampuan Khusus: 1. Dapat bekerja dalam tim dan ahli minimal 3 Bahasa pemrogramaan
                               2. Memiliki komitmen dan disiplin terhadap tanggung jawab dan jadwal pekerjaan

Identifikasi Jabatan
Nama     : Designer
Kode       : J-004
Bagian    : IT
Persyaratan Jabatan
Pendidikan               : minimal Sarjana Informatika/Ilmu Komputer Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi   negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat
Pengalaman           : pengalaman dalam front-end programming atau perangkat lunak sekurang-kurangnya 2(dua) tahun
Persyaratan Fisik     : Berpenampilan menarik dan tidak buta warna
Jenis Kelamin          : Laki – laki
Usia                         : Minimum 22 dan maksimum 30 tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Kemampuan Khusus : 1. Memahami software design dan ahli dalam bidang design website
                                2. Memiliki komitmen dan disiplin terhadap tanggung jawab dan jadwal pekerjaan

Identifikasi Jabatan
Nama     : Trainee
Kode       : J-005
Bagian    : IT
Persyaratan Jabatan
Pendidikan              :  Minimal Sarjana Informatika/Ilmu Komputer Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi  negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat
Pengalaman            : Mengalami pengalaman minimal 2 Tahun
Persyaratan Fisik   : Berpenampilan menarik, berat badan profesional dan tidak buta warna
Jenis Kelamin        : Laki – laki
Usia                        : Minimum 22 dan maksimum 27 tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Kemampuan Khusus : 1. Fasih dalam bidang komunikasi, demonstrasi sistem dan bisa bekerja dalam tim

OBS (Organitazational Breakdown Structure)


  1. PT Almas Gas Indo Jaya Abadi adalah client yang meminta untuk dibuatkan sistem informasi distribusi gas
  2. Project Manager adalah yang bertanggung jawab secara luas atas seluruh kegiatan baik operasional maupun teknis pembuatan sistem informasi serta berhubungan kepada pihak PT Almas Gas Indo Jaya Abadi.
  3. Sistem Analis adalah pengumpul berbagai informasi yang diperlukan untuk mengerjakan dan menyelesaikan website.
  4. Programmer adalah penanggung jawab pengerjaan kode-kode untuk membangun website.
  5. Designer adalah perancang antar muka yang akan digunakan pada website.

WBS (Work Breakdown Structure)




RAM Internal (Responsibility Assignment Matrix)


RAM External (Responsibility Assignment Matrix)

Minggu, 08 Mei 2016

Manajemen Mutu Perangkat Lunak

Kualitas Perangkat Lunak


The Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) mendefinisikan kualitas sebagai: “The degree to which a system, component or process meets customer or user needs or expectations” (IEEE90). Definisi dari IEEE digunakan dalam konteks suatu sistem perangkat lunak secara rinci. kualitas adalah suatu atribut dari sistem yang berjalan yang sangat erat kaitannya dengan resiko. Semakin tinggi resiko yang didapatkan dan kemudian dikuranginya maka akan tinggi kualitas yang dihasilkannya. Dengan cara yang sama, lebih cepat resiko dikenali dan dikurangi, akan lebih tinggi pula kualitasnya. Hasil dari sebuah aktivitas yang terencana, bukan kejadian yang spontan berbanding terbalik dengan delivery date 85% kesalahan ada pada proses,15% pada pada SDM.

Menurut definisi dalam Steve McConnell’s Code Complete membagi perangkat lunak ke dalam dua hal yaitu: : internal dan eksternal kualitas Karakteristik. Karakteristik kualitas eksternal merupakan bagian-bagian dari suatu produk yang berhubungan dengan para pemakainya, sedangkan karakteristik kualitas internal tidak secara langsung berhubungan dengan pemakai. Software Quality didefinisikan sebagai: kesesuaian yang diharapkan pada semua software yang dibangun dalam hal fungsi software yang diutamakan dan unjuk kerja software, standar pembangunan software yang terdokumentasi dan karakteristik yang ditunjukkan oleh software. Definisi ini menekankan pada 3 hal yaitu:

  1. Kebutuhan software adalah fondasi ukuran kualitas software, jika software tidak sesuai dengan kebutuhan yang ditentukan maka kualitaspun kurang.
  2. Jika menggunakan suatu standar untuk pembangunan software maka jika software tidak memenuhi standar tersebut maka dianggap kurang berkualitas.
  3. Seringkali ada kualitas yang secara langsung diutarakan (tersirat) seperti kemudahan penggunaan dan pemeliharaan yang baik. Kualitas software dipertanyakan jika tidak memenuhi kebutuhan ini.

Sedangkan definisi kualitas menurut The International Standards Organization (ISO) mendefinisikannya sebagai: “The totality of features and characteristics of a product or service that bear on its ability to satisfy specified or implied needs.” ISO menyoroti pada fitur-fitur dan karakteristik dari produk atau layanan dalam kemampuannya memenuhi kebutuhan yang ditentukan. menyediakan model yang berbasikan obyek dalam 3 konteks dasar yaitu: quality, requirements dan characteristics. Kebutuhan dan karakteristik berperan penting dalam mendefinisikan suatu kualitas. Oleh karena itu, suatu model yang berbasiskan obyek bermanfaat dalam pemahaman yang lebih baik untuk masalah ini.

ISO 9126


Setelah beberapa tahun, beberapa daftar karakteristik Kualitas perangkat lunak ditampilkan. James McCall dan Barry Boehm mengetahui kesulitan pada pendefinisian kualitas perangkat lunak yang baik dengan cara menjadi kesenangan kepada kesalahan perangkat lunak yang dapat diperbaiki.
Untuk beberapa robustness yang berarti toleransi kesalahan input pada perangkat lunak, dengan kemampuan untuk merubah kode program tanpa menampilkan kesalahan. Standard ISO 9126 pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991 melalui pertanyaan tentang definisi Kualitas perangkat lunak:
  • Acquirer adalah orang yang memperoleh perangkat lunak dari supplier eksternal.
  • Developer adalah orang yang membangun produk perangkat lunak.
  • Evaluator Independent adalah orang yang menetapkan kualitas produk perangkat lunak (tidak untuk dirinya sendiri tetapi untuk komunitas user).
Perbedaan antara atribut kualitas internal dan eksternal memiliki kesamaan, ISO 9126 juga memperkenalkan tipe kualitas (quality in use) dimana mengikuti elemen yang telah diketahui :
  1. Effectiveness merupakan kemampuan untuk mencapai tujuan user melalui akurasi dan kelengkapan.
  2. Productivity merupakan upaya menghindari kelebihan penggunaan sumber daya, seperti biaya staff dalam mencapai tujuan user.
  3. Safety merupakan upaya menghindari kejahatan level resiko untuk orang dan entitas lain seperti business, perangkat lunak, property dan lingkungan.
  4.  Satisfaction merupakan kepuasan user dalam menggunakan perangkat lunak.
User pada konteks ini adalah orang yang tidak hanya bekerja secara nyata pada sistem perangkat lunak yang akan dibuat, tetapi juga orang yang akan merawat dan meningkatkan perangkat lunak. Ide kualitas dalam penggunaan underlines adalah Bagaimana mempersiapkan kualitas perangkat lunak sebagai atribut yang tidak hanya berlaku pada perangkat lunak tetapi juga pada konteks penggunaan.


Quality Planning

Perencanaan manajemen kualitas adalah Penyesuaian kebutuhan fungsional dan performa yang ditetapkan secara eksplisit, standar pengembangan yang terdokumentasi secara eksplisit dan karakteristik implisit yang diharapkan dari seluruh software yang dikembangkan secara professional. Standar Kualitas Perangkat Lunak diaplikasikan secara menyeluruh pada proses pengembangan perangkat Lunak yang meliputi :
  • Analisis, perancangan, pengkodean, dan metode serta peralatan ujicoba.
  • Tinjauan ulang teknikal secara formal yang diaplikasikan pada setiap tahapan pengembangan software.
  • Strategi ujicoba dengan banyak tahapan (multitiered).
  • Pengawasan terhadap dokumentasi software dan perubahan yang dialaminya.
  • Suatu prosedur untuk menjamin pemenuhan standar pengembangan software.
  • Mekanisme pengukuran dan laporan
yang telah didapat dari ISO 9126, mengidentifikasi enam karakteristik kualitas yang menjadi standar perangkat lunak utama yaitu:
  1. Functionality: kemampuan menutupi fungsi produk perangkat lunak yang menyediakan kepuasan kebutuhan user.
  2. Reliability: kemampuan perangkat lunak untuk perawatan dengan level performansi.
  3. Usability: kemampuan yang berhubungan dengan penggunaan perangkat lunak.
  4. Efficiency: kemampuan yang berhubungan dengan sumber daya fisik yang digunakan ketika perangkat lunak dijalankan.
  5. Maintainanility: kemampuan yang dibutuhkan untuk membuat perubahan perangkat lunak.
  6. Portability: kemampuan yang berhubungan dengan kemampuan perangkat lunak yang dikirim ke lingkungan berbeda.

Quality Control

  • Bisa mengerjakan apa yang diinginkan oleh pemakainya
  • Memakai sumber daya komputer secara benar dan efisien
  • Mudah untuk dipelajari dan digunakan oleh pemakainya
  •  Pengembang perangkat lunak bisa mendesain, menuliskan source code, melakukan uji coba (testing) dan memelihara (maintain) sistem tanpa kesulitan yang berarti

Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak
https://hadityatechie.wordpress.com/2008/12/18/kualitas-perangkat-lunak-definisi-pengukuran-dan-implementasi/
https://s2informatics.files.wordpress.com/2008/01/kualitassoftware.pdf

Minggu, 01 Mei 2016

Monitoring Proyek Sistem Informasi Distribusi Gas


1. Kurva S Berdasarkan Bobot Keuangan


2. Kurva S Aktivitas Berdasarkan Progress Output Pekerjaan Proyek